Kartiyus Buka Gerakan Pangan Murah, Paket Sembako Dijual Rp95 Ribu

oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang di halaman kantor dinas tersebut, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang Lili Suryani beserta jajaran, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bulog Sintang, serta Camat Sintang. Foto/Prokopim
HALOKALIMANTAN.COM,SINTANG–Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang di halaman kantor dinas tersebut, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang Lili Suryani beserta jajaran, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bulog Sintang, serta Camat Sintang.Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang di halaman kantor dinas tersebut, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang Lili Suryani beserta jajaran, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bulog Sintang, serta Camat Sintang.

Sejak pagi, ratusan warga yang didominasi kaum ibu tampak mengantre untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Mereka datang membawa tas belanja untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang disediakan dalam program tersebut.

Dalam sambutannya, Kartiyus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sintang telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebanyak tiga kali sepanjang Oktober 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok di tengah inflasi yang masih tinggi.

“Inflasi di bulan September kemarin sudah mencapai 3,5 persen. Penyebabnya BBM langka sehingga mengganggu pasokan sayuran. Biaya angkut mahal, petani terpaksa menaikkan harga sayur,” kata Kartiyus.

Ia berharap musim hujan segera tiba dan pasokan BBM ke Kota Sintang kembali normal sehingga distribusi barang lancar dan harga kebutuhan pokok dapat kembali turun.

“Kita berdoa supaya musim hujan segera datang dan ponton minyak Pertamina bisa masuk ke Kota Sintang lagi dan BBM bisa normal lagi. Tentu harga barang bisa turun lagi,” ujarnya.

Kartiyus juga mendorong Bulog agar menyalurkan bahan pangan bersubsidi pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Silakan membeli paket sembako yang dijual di GPM sehingga paling tidak kebutuhan sembako warga aman untuk seminggu ke depan. Menjelang akhir tahun 2026, Pemkab Sintang juga masih akan melaksanakan GPM,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Lili Suryani, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan 500 kilogram beras premium serta paket sembako dalam kegiatan tersebut.

Setiap paket sembako mendapatkan subsidi sebesar Rp13.000 sehingga dijual dengan harga Rp95.000. Paket tersebut berisi satu karung beras SPHP kemasan 5 kilogram, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir.

“Untuk satu paket sembako mendapatkan subsidi Rp13.000 per paket sehingga satu paket sembako yang terdiri dari satu karung beras SPHP kemasan 5 kilogram, satu liter minyak goreng dan gula satu kilogram dijual Rp95 ribu,” jelas Lili.

Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Sintang berharap masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. (RILIS PROKOPIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *