HALOKALIMANTAN.COM,SINTANG – Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Asmidi, menginisiasi dan merancang Sistem Informasi Radar Deteksi Dini (SI-RADAR) sebagai upaya memperkuat kemampuan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam memetakan isu, menghimpun informasi, serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Aplikasi tersebut diluncurkan secara resmi oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, dalam kegiatan Grand Launching SI-RADAR di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kamis (22/10/2026).Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Asmidi, menginisiasi dan merancang Sistem Informasi Radar Deteksi Dini (SI-RADAR) sebagai upaya memperkuat kemampuan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam memetakan isu, menghimpun informasi, serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Aplikasi tersebut diluncurkan secara resmi oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, dalam kegiatan Grand Launching SI-RADAR di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kamis (22/10/2026).
Asmidi menjelaskan, SI-RADAR digagas untuk menjawab kebutuhan pemerintah daerah terhadap mekanisme deteksi dini isu di bidang hukum, politik, dan pemerintahan yang lebih terjadwal, terukur, serta terdokumentasi.
Melalui sistem ini, informasi dari berbagai sumber dapat dihimpun dalam satu platform untuk selanjutnya diverifikasi, dianalisis, dan dinilai tingkat eskalasinya sebelum menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam menentukan kebijakan.
“Melalui SI-RADAR, informasi dari berbagai sumber dapat dicatat dalam satu sistem, diverifikasi, dinilai tingkat eskalasinya, dan disajikan sebagai bahan analisis staf ahli serta pertimbangan arahan pimpinan. Perkembangan tindak lanjut oleh perangkat daerah juga dapat dipantau secara lebih sistematis,” jelas Asmidi.
Ia menerangkan, SI-RADAR dirancang dengan alur kerja yang sederhana, mulai dari input isu, pengolahan basis data, analisis dan rekomendasi, arahan pimpinan, hingga pemantauan tindak lanjut melalui dashboard yang terdiri atas enam halaman.
Dengan mekanisme tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memantau perkembangan isu secara lebih terstruktur sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam menangani berbagai persoalan.
“Sistem ini diharapkan mendukung koordinasi lintas perangkat daerah dan pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, serta berbasis data,” ujarnya.
Asmidi menegaskan, keberhasilan penerapan SI-RADAR membutuhkan komitmen bersama seluruh perangkat daerah, terutama dalam memastikan informasi yang disampaikan akurat serta perkembangan tindak lanjut diperbarui secara berkelanjutan.
Ia berharap SI-RADAR dapat menjadi instrumen pendukung bagi Bupati Sintang dalam memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai isu dan persoalan strategis, sehingga langkah penanganan dapat ditentukan berdasarkan informasi dan analisis yang tersedia.
Peluncuran SI-RADAR menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung deteksi dini, koordinasi pemerintahan, serta respons terhadap isu-isu strategis di daerah. (RILIS prokopim)





