Jembatan Sungai Jengkuat Memprihatinkan, Kendaraan Bermuatan di Atas 1 Ton Tak Berani Melintas

oleh
Wakil Ketua Komisi C DPRD Sintang, Maria Magdalena.

SINTANG, HK – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Maria Magdalena mengungkapkan kondisi Jembatan Sungai Jengkuat yang terletak di Desa Gurung Mali, Kecamatan Tempunak, saat ini sangat memprihatinkan.

Politisi Partai Demokrat tersebut mengatakan, Jembatan Sungai Jengkuat merupakan salah satu dari sejumlah jembatan di wilayah Tempunak Hulu yang kondisinya sudah darurat dan membutuhkan perhatian pemerintah.

Bahkan, kendaraan yang membawa muatan lebih dari satu ton tidak berani melintasi jembatan tersebut karena khawatir ambruk.

“Kami di Tempunak Hulu itu ada beberapa jembatan yang memang kondisinya darurat. Salah satunya adalah Jembatan Sungai Jengkuat yang terletak di Desa Gurung Mali. Itu sudah sering kita suarakan juga, memang sangat memprihatinkan,” ungkap Maria kepada wartawan belum lama ini.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi perhatian karena jembatan merupakan bagian penting dari akses transportasi masyarakat. Apabila tidak segera mendapat penanganan, aktivitas kendaraan yang membawa barang maupun kebutuhan masyarakat dapat terganggu.

Selain Jembatan Sungai Jengkuat, Maria juga menyoroti kondisi jembatan pada ruas jalan dari Desa Merti Jaya menuju Desa Riam Batu.

Menurutnya, terdapat lebih dari sepuluh jembatan di sepanjang ruas tersebut yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

“Kalau dari ruas Desa Merti Jaya menuju Desa Riam Batu itu lebih dari sepuluh jembatan yang memang harus diperhatikan. Apakah dipasang gorong-gorong atau jembatannya, karena masih ada jembatan kayu papan,” jelasnya.

Maria berharap kondisi jembatan-jembatan tersebut menjadi perhatian pemerintah agar kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah Tempunak Hulu dapat ditangani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *