SINTANG, HK – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Komisi B, Wardianus, menyebut persoalan infrastruktur masih mendominasi aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di daerah pemilihan (Dapil) Kayan Hilir dan Kayan Hulu.
Politisi dari Partai PDI Perjuangan tersebut mengatakan, reses dilaksanakan selama enam hari, mulai 23 hingga 28 Oktober 2026, dengan mengunjungi lima titik di wilayah Kayan Hilir dan Kayan Hulu.
Adapun lima desa yang menjadi lokasi reses yakni Desa Sungai Garong, Desa Monbai Begununk, Desa Mengkirai, Desa Kempas Raya, dan Desa Natai Tebedak.
Menurut Wardianus, masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut karena menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan wakil rakyat dan menyampaikan berbagai kebutuhan di wilayah mereka.
“Banyak sekali usulan masyarakat yang kami terima, terutama terkait infrastruktur. Karena saya berada di Komisi B, salah satu mitra kerja kami adalah PU dan Perkim,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah persoalan yang ditemukan saat turun ke lapangan berkaitan dengan kondisi jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan. Beberapa usulan dari reses sebelumnya pada 2025 juga telah direalisasikan sepanjang 2026.
Wardianus berharap, berbagai aspirasi yang dihimpun dalam reses tahun ini dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan secara bertahap pada 2027.
Ia menambahkan, kesempatan reses dimanfaatkan masyarakat sebaik mungkin untuk menyampaikan aspirasi. Sebab, tidak semua warga memiliki kesempatan untuk datang langsung ke Sintang dan bertemu dengan anggota DPRD.
“Harapan kita, mudah-mudahan pada 2027 hasil reses 2026 ini bisa terealisasi. Rata-rata memang masyarakat mengusulkan pembangunan infrastruktur,” pungkas Wardianus.




