SINTANG, HK – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sintang di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial Kabupaten Sintang tersebut dihadiri oleh Pendamping Sosial PKH, Asisten Pendamping, Pekerja Sosial Supervisor, Administrator Pangkalan Data, Koordinator PKH, serta jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sintang.
Dalam arahannya, Kartiyus menegaskan bahwa perbaikan dan validasi data penerima PKH menjadi tugas penting yang harus dilakukan secara serius. Ia menyebut Dinas Sosial telah mendapat dukungan dari Tim Kementerian Sosial RI yang bertugas di Kabupaten Sintang.
“Tugas kita cukup berat, yakni mengumpulkan dan memvalidasi data PKH Kabupaten Sintang. Kalau data kita bagus, maka masyarakat miskin yang benar-benar berhak akan mendapatkan bantuan secara tepat sasaran,” ujar Kartiyus.
Ia menekankan agar seluruh peserta rapat menyimak arahan narasumber sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan. Kartiyus juga mengingatkan agar tidak ada penerima PKH yang tidak memenuhi kriteria.
“Saya tidak mau penerima PKH justru keluarga kepala desa atau pihak yang tidak memenuhi syarat. Ke depan, penerima PKH wajib benar-benar sesuai ketentuan. Keluarga saya sekalipun, kalau tidak memenuhi syarat, jangan dimasukkan,” tegasnya.
Kartiyus juga menyinggung program MBG dan mendorong masyarakat desa memanfaatkan peluang tersebut dengan menanam sayur. Menurutnya, jika dapur MBG hadir di kampung, kebutuhan bahan pangan dapat dipasok dari masyarakat setempat sehingga roda perekonomian ikut bergerak.
“Harapan kita jumlah masyarakat miskin semakin berkurang, sehingga penerima PKH juga berkurang. Kami juga berharap bank penyalur PKH aktif berkoordinasi dan terus menyalurkan bantuan dengan baik,” pesannya.
Selain itu, ia meminta 53 PPPK dari Kementerian Sosial yang bertugas di Sintang agar bekerja maksimal.
“Bekerjalah dengan baik agar bisa terus berlanjut sebagai PPPK Kementerian Sosial. Kita ingin data kemiskinan semakin akurat dan masyarakat yang menerima bantuan semakin berkurang. Jangan sampai ada yang menerima bantuan seumur hidup,” ujarnya.
Kartiyus berharap keberadaan petugas di desa-desa dapat membantu Dinas Sosial dalam memperbarui data. Ia juga menyoroti perlunya kemudahan dalam pencairan bantuan, mengingat tidak semua kecamatan memiliki layanan perbankan.
Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 40 ribu keluarga di Kabupaten Sintang yang tercatat sebagai penerima PKH.





