SINTANG, HK – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang terus memperkuat kolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dalam pengelolaan kawasan wisata Gunung Kelam. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan berbasis konservasi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri dan melakukan talkshow di kegiatan “Kita Indonesia” yang digelar oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Sintang di Pendopo Bupati Sintang pada Rabu 12 November 2025 kemarin.
Kegiatan ini mengusung tema “Semangat Pahlawan, Menjaga Bumi Senentang di Era Digital”.
Kepala Disporapar Sintang, Hendrika, mengatakan bahwa kerja sama dengan BKSDA telah berjalan intens dalam empat tahun terakhir.
“Kami memang berterima kasih, semenjak kurang lebih empat tahun, BKSDA sudah action di Kabupaten Sintang. Banyak sekali program yang masuk dan berdampak positif bagi perkembangan pariwisata,” ucapnya.
Melalui kerja sama tersebut, berbagai pembenahan dilakukan di kawasan Gunung Kelam, termasuk upaya menjaga kelestarian flora dan fauna.
“Kami bekerjasama dalam memelihara lingkungan, menjaga flora dan fauna di sana. Harapannya, kerja sama ini dapat mendatangkan turis domestik maupun mancanegara,” jelasnya.
Hendrika menyebut komunikasi antara Disporapar dan BKSDA dilakukan secara kontinu tanpa batasan waktu. Upaya pelestarian tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan Kelam Tourism Festival dan berbagai kegiatan eduwisata lainnya.
“Kami terus berkomunikasi secara intens dengan BKSDA untuk menjaga kawasan Gunung Kelam agar tetap lestari dan menarik bagi wisatawan,” tambahnya.





